Nggak Minat

 Teriyaki dekat sudah apalagi jauh 

Jika ada baginya keinginan 

Belum ia tampak bergeming 

Andai saja ia mau menjawab 

Seperti suarA "Nggak minat ..."

Yang akan meluncur dari mulutnya...


Fungsi Optim

Alangkah... yeaaaah!

Lega rasa disaat telah 

Mengeja kurawal setahap langkah 

Aksara semakin menimbun bentuk 

Menamai setiap menu dan cecapnya 

Horeeee! Sahut menyahut isinya 

Pekik puas dan gembira

Lidah menama kelompok nikmatnya.....

Nyangkut

Dibagian mana tertinggal 

Kopi  brasa natural ada pahitnya 

Ujung sendok menambah gula 

Tidak ada maksud menghilangkannya 

Keaslian yang jadi miliknya.

Jugasay   ... dia itu ngerti 

Bahkan ngerti banget...

Nggak ada yang perlu dikawatirkan 

...



Keluyuran

Usai lari 

Ia bertanya 

Kemana yang lain ? 

.....

Ini pertanyaan bos ?

......

Ia silahkan tanya 

...

.m

Sambil istirahat 

Dari sinilah mungkin telah berawal 

Kita  semakin dinama keluyuran 

Apa pun yang kita naiki 

Ja7h maksudnya tentu 

Bukan serta merta nomaden 

Semakin liar ambang arah dipilih 

Semakin lahap karena semakin sehat 

Pengarti dan penikmat artinya bebas 

Omong kosong biar masukin tong 

Nyaring sendiri bunyi kan dibuat.

Bulat Edan

Udah berhasil , Merasa bangga 

Dibuat bentuk dengan benang 

Do saat hari sedang berangin 

Seketika bentuk bisa berubah 

Terkadang bisa begitu 

Rasanya enak yang dikata 

Oleh kita kebanyakan 

Yang baru sesaat lalu 

Dipertanyakan

Dan seakan menyuarakan 

Kebingungan baru 

Apalagi ketika 

Menemukan perbandingan 



Biarin

ia istirahat

ia beralasan

yang lain tau


ia tidak mau tau

katanya cuek dan sombonglah

sebut aja 

kalau adaa yang masih

senama dengan itu


membaringkan badan

di hutan

ingin lepaskan lelah

dari tubuhnya

diawali dari yang melekat

ia pakaian yang udah basah

atas juga yang bawah....


lainya tiada melarang

tahu dia begitu

lagian siapa  tahu

ini tempat udah jauh

sepi tiada yang akan berlalu....

kita juga biasa begitu...

seperti makan yang namanya tahu.....

menu biasa dengan seadanya bumbu...

kadang tiada rasa

tetap saja dihabiskan beramai.....



Tak Ternilai

JikA tuan bertanya harga
Saya yakini Tuan punya uang
Sayang ada bagian dari yang ada di sana
tidak bertanya harga buat jawabannya
Ada yang tidak tahu dimana harus bayar
Ada pula yang punya uang tidak bisa bayar
Ada harga yang terlalu murah dalam hitungan
Sehingga isi tanya itu memancing pembicaraan
untuk kembali menyangkutkan harga lagi
Biar sebenarnya ingin berlari secepat kuda
Tidak pandang masalah dampak
Meski dibikin berkeringat hinggak ketiak
Silahkan kenapa harus dihambat
Teruskan saja yang baik diyakin khlayak
Saya selalu ada bersama saat memasak
Mengapa harus ragu bikin yang enak
Kita sedang tidak waktu dibuang habiskan 
hanya berdebat tanpa kerjaan ditenggak
apalagi untuk bisa ketawa ngakak.....
Maka ukuran jangan dibikin bingung.

babak baru

Ada yang salah dengan judul ? 
Oh baiklah jika tidak.
Singkatnya ngomongin cara.
Untuk mematangkan menu kita berbagi 
Dalam aneka situasi yang beragam .
Dengan teman, sendiri, ngumpul atau terpisah hidangan dapat dibuat.
Intinya bikin enak aja. Era baru orang punya banyak pilihan cara, tapi kecapan lidah tidak bisa mengelak, yang enak tetap enak. Entah diolah pake cara lama juga yang terbaru. Ditempat yang alami tempat terbuka, diantara pohon -pohon tumbuh atau di hotel berbintang dengan segala peralatannya. 
Adakalanya suasana atau keadaan yang berbeda - beda memberikan nuansa yang lebih dan juga kesan spesial. 
Jika kurang pas, tinggal diganti babak lama, gitu aja mungkin jadi mudah dan enak serta tidak merepotkan.