Sambung dan sambang tanpa ingkar
Penanda bebas dilepas bebas terbiar
Sentuhan dan nyanyian memberi getar
Sesuka nama dibuatnya semakin ambyar
Bagian yang ditutupi bertbah kian vulgar
Retak memikirkan maunya katanya sigar
Hasrat melumat cepatnya busy bubar
Dalam maunya semua bagian tergelar
Menggatal kerumun tak cuma menjalar
Garuk menggaruk tanpa memberi nalar
Yang tak lebih dari mengusir rasa lapar
Akan tungku -tungku yang dijadikan mimbar
Biar orang memandang sebagaimana pakar
Karena ada yang telah lupa cara berkelakar
Hingga selalu harus ada di tempat yang benar
Namun ia kini suaranya menjadi hambar ......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar