Gubuk Kecil

Ya inilah 

Inilah tempat yang dipilih 

Dipilih jadi tempat terbaik 

Terbaik karena tidak ada pembanding 

Disinilah satu, dua tiga hingga sampai 

Jari tangan satu orang tidak cukup lagi 

Untuk menghitung mereka yang datang 

Datang untuk sekedar ngobrol  biasa 

Ngobrol ngalor - ngidul menghibur diri 

Dirinya yang sedang penat ingin pulih 

Ingin bangkit lagi sambil mencari.....

Apalagi yang dicari sambil ngeteh ngopi 

Disela kelakar kesana - kemari kalau bukan tambahan inspirasi karena diyakini sepertinya semua  kepala itu sudah berisi 

Mungkin bisa jadi ada yang isinya sudah sangat penuh, tidak muat lagi dan boleh dikata luber yang pasti mudah dibayangkan kalau sudah tidak bisa diisi lagi.....

"Jangan tertawa kalau belum ingin tertawa " begitu ia berbisik ketika di gubuk kecil itu masih membawa aturan ditempatnya yang dia sendiri sudah lupa....

"Ini  dia... !" Sesaat berlalu tiba sudah menu pinggiran buatan yang aromanya sudah bikin nggak tahan...

Yang maju semua tangan... apalagi jika bukan 

Untuk mulai menggasak hidangan beramai ramai hingga ludes seganas cara  pasukan piranha mengganyang sepotong daging yang datang di wilayahnya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar