Bila saja ada yang ingin
Ada dihati mengulik tanya
Akan kujadikan menjadi apa
Segala yang telah kau berikan
Karena tiada cukup genap dan utuhnya
Mengerti akan semua jawaban
Bagaimana kegamblangan telah bersuara
Kupahami semua yang telah kau berikan
Adalah bagian terindah dari sebuah uluran tangan
Ada kenangan terindah didalamnya yang layak disebut sebagai kenangan
Ia tidak begitu saja untuk dibiarkan
Ia tidak dipandang sebatas seikat pantun belaka
Seikat hasil yang kau berikan untukku lalu kubiarkan tergeletak dipematang hingga hard dan malam berganti begitu saja
Tidak pula kubiarkan kenangan terindah darimu dihabisi tikus-tikus dan burung-burung yang kelaparan
Dengan tetap utuh ikatan itu ingin kubawa kepadanya mampu menumbuk dan menumbuhkan pengertiannya dengan cara memandang dan lakunya walau sejauh apa ketebalan penghalang pandangannya..
Kepadanya ada berserah diri ini pada daya yang dimikinya mengubah bentuknya hingga sampai kepulan asap dapur menghantar perjalanannya menuju ruang sesaji...