Sejak Perjumpaan

 

sebutlah sebagai kebetulan
ia menempuh jalan mana 
tiada sempat kutanya..
hanya perjumpaan dengannya 
yang kuingat 

tidak ingin memaksakan kenyataan kedatangannya untuk siapa 
juga tanpa sedikit tanya 
tiada pula telisik 
untuk semua maksudnya 

rasa bersamanya mengalir begitu saja, dalam bincang sekedar 
sejak turun dari kendaraannya 
hingga kepergiannya lagi 
tangkapan akan keberaniannya 
jadi sepotong kecil keberaniannya 
yang dapat kukenang...

Aku bukanlah kekasih garda langit sebagaimana ia memberanikan memulai semua itu,...
Ia yang dapat mengambil resiko pada keadaan yang dapat menghadangnya....
Ia yang dengan jarinya dapat mengerahkan dengan mudah segenap bala bantuan untuknya hampir di semua tempat ....
Karennya tiada keinginan membayangkan menjadi sepertinya, kecuali menerima kedatangannya yang tiba -tiba demikian,sudah cukup memberi arti ;
Terlepas untuk siapa semua maksud yang sesungguhnya, mungkin juga untuk dirinya sendiri waktu itu, atau kemudian....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar