Sempat ia menyela tanya dipagi hari
Memastikan apa yang didengarnya
Nggak minat atau nggak mau?
Nggak pasti juga ia mendengar itu...
Dijudulkan jadi intinya tanya
Walau tiada sedikitpun berisi arah..
Ia tidak memanjanglebarkan jawab
Dari sebatas penangkapan gumam
Yang mengundang keraguan
Berbeda pulau melewati gelombang
Singkap butiran-butiran galau dalam
Sapaan awal pagi,
Tiada minat tidak menggambarkan
Apapun atau nihilnya langkah yang dibuat
Sketsa hunian muncul dalam notifikasi
Semakin kelas suara itu membahasakan
Akan telah jauhnya apa yang dibuat....
Memaksakan minat untuknya seolah juga maksakan dirinya untuk melangkah kebelakang, karena kebelakang, karena langkah kebelakang tidak selalu harus mundur,...
Tercairnya keadaan menandakan ada sebuah pengertian yang terpaut, pengertian yang langka untuk mengartikan keteraturan sebagai kerutinan belaka, ya sudah.. Ok... Dada... Sampai jumpa 🫡🫷🫷🫸🫸
Tidak ada komentar:
Posting Komentar